METODE-METODE PEMBELAJARAN EFEKTIF


METODE PEMBELAJARAN EFEKTIF
________________________________________
Belajar atau pembelajaran adalah merupakan sebuah kegiatan yang wajib kita lakukan menggapai masa depan yang cerah,mempersiapkan generasi bangsa dengan wawasan ilmu pengetahuan yang tinggi.Yang pada akhirnya akan berguna bagi bangsa,Negara dan agama.Melihat peran yang begitu vital dan efisien adalah sebuah keharusan.Dengan harapan proses belajar mengajar akan berjalan menyenangkan dan tidak membosankan.Di bawah ini adalah beberapa metode pembelajaran efektif,yang mungkin bisa kita persiapkan.
 Metode Debat
Metode debat merupakan salah satu metode pembelajaran yang sangat penting untuk meningkatkan kemampuan akademik siswa.Materi ajar dipilih dan di susun menjadi paket pro dan kontra.Siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok dan setiap kelompok terdiri dari empat orang.Didalam kelompoknya,siswa (dua orang mengambil posisi pro dan dua orang lainnya dalam posisi kontra) melakukan perdebatan tentang topik yang di tugaskan.
 Metode Role Playing
Metode Role Playing adalah suatu cara penguasaan bahan-bahan pelajaran melalui pengembangan imajinasi dan penghayatan siswa.Kelebihan metode Role Playing:
1. Melibatkan seluruh siswa dapat berpatisipasi mempunyai kesempatan untuk memajukan kemampuannya dalam bekerjasama.
2. Siswa bebas mengambil keputusan dan berekspresi secara utuh.
3. Permainan merupakan penemuan yang mudah dan dapat digunakan dalam situasi dan waktu yang berbeda.
4. guru dapat mengevaluasi pemahaman tiap siswa melalui pengamatan pada waktu melakukan permainan.
5. Permainan merupakan pengalaman belajar yang menyenabgkan bagi anak.
 Metode Pemecahan Masalah (Problem Solving)
Metode Pemecahan Masalah (Problem Solving) adalah penggunaan metode dalam kegiatan pembelajaran dengan jalan melatih siswa menghadapi berbagai masalah baik itu masalah pribadi atau perorangan maupun masalah kelompok untuk di pecahkan sendiri atau secara bersama-sama.Adapun keunggulan metode problem solving sebagai berikut:
1. Melatih siwa untuk mendesain suatu penemuan.
2.Berpikir dan bertindak kreativ.
3.Memecahkan masalah yang di hadapi secara realistis.
4.Mengidentifikasi dan melakukan penyelidikan.
5.Menafsirkan dan mengevaluasi hasil pengamatan.
 Pembelajaran Berdasarkan Masalah
Problem Based Instruction (PBI) memusatkan pada masalah kehidupannya yang bermakna bagi siswa, peran guru menyajikan masalah, mengajukan pertanyaan dan memfasilitasi penyelidikan dan dialog. Langkah-langkahnya:
1. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
2. Guru membantu siswa mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar.
3. Guru mendorong siswa untuk mengumpulkan informasi yang sesuai, melaksanakan eksperimen untuk mendapatkan penjelasan dan pemecahan masalah.
4. Guru membantu siswa merencanakan dan menyiapkan karya yang sesuai.
5. Guru membantu siswa untuk melakukan refleksi atau evaluasi.
 Cooperative Script
Skrip kooperatif adalah metode belajar dimana siswa bekerja berpasangan dan secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari. Langkah-langkahnya:
1. Guru membagi siswa untuk berpasangan.
2. Guru membagikan wacana/materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan.
3. Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar.
4. Pembicara membacakan ringkasannya selengkap mungkin, dengan memasukkan ide-ide pokok dalam ringkasannya.
5. Bertukar peran,semula sebagai pembicara ditukar menjadi pendengar dan sebaliknya, serta lakukan seperti di atas.
 Picture and Picture
Picture and picture adalah suatu metode belajar yang menggunakan gambar dan dipasangkan/diurutkan menjadi urutan logis. Langkah-langkahnya:
1. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai.
1. Menyajikan materi sebagai pengantar.
2. Guru menunjukan/memperlihatkan gambar-gambar yang berkaitan dengan materi.
3. Guru menunjuk/memanggil siswa secara bergantian memasang/mengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis.
4. Guru menanyakan alas an/dasar pemikiran urutan gambar tersebut.
5. Dari alasan/urutan gambar tersebut guru memulai menanamkan konsep/materi sesuai dengfan kompetensi yang ingin dicapai.
6. Kesimpulan/rangkuman.
Inilah metode pembelajaran yang bisa kita terapkan agar proses pembelajaran tidak membosankan dan anak didik kita terpacu dan semangat dalam belajar.

Sumber : http://edukasi.kompasiana.com/2010/11/08/metode-pembelajaran-efektif/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: