KTSP MIMU WRSARI PRINGSEWU LAMPUNG 2012


KURIKULUM MI MIFTAHUL ULUM
WARINGINSARI BARAT KEC. SUKOHARJO
KAB. PRINGSEWU LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2012/2013

Alamat : Jl . Raya Waringinsari Barat
Kec. Sukoharjo Kab. Pringsewu
Lampung 35374

E-mail : mimu.waringinsari@gmail.com
mimuwrsari@yahoo.co.id
Blog : http://gurumimu.belajar.blogspot.com
http:// gurumimu.belajar.wordpress.com

HALAMAN PENGESAHAN

KURIKULUM
MADRASAH IBTIDAIYAH MIFTAHUL ULUM
TAHUN PELAJARAN 2012/2013

Ketua Komite

dto

ABU HAMID Kepala MI Miftahul Ulum
Waringinsari Barat

dto

Dra. ETIEK JUKHAENI
NIP

MENEGTAHUI :
AN. KEPALA
KEPALA SEKSI MAPENDA KEMENTERIAN AGAMA
KABUPATEN TANGGAMUS

Hi. TARMIZI IDRIS, S.Pd.
NIP 19581114 197903 1 001

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur senantiasa kita panjatkan ke hadirat Allah SWT. Yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kami Tim Pengembang Kurikulum MIS Miftahul Ulum Waringinsari Barat, sehingga atas izin-Nya jua kami dapat menyelesaikan penyusunan kurikulum ini dengan lancar dan sesuai dengan target yang diharapkan.
Upaya pengembangan kurikulum ini dimaksudkan untuk mewujudkan peningkatan mutu dan relevansi pendidikan, dilakukan secara menyeluruh mencakup aspek moral, akhlak, budi pekerti, pengetahuan, keterampilan, kesehatan, seni dan budaya lokal maupun Nasional. Pengembangan aspek–aspek tersebut bermuara pada peningkatan dan pengembangan kecakapan hidup yang diwujudkan melalui pencapaian kompetensi peserta didik.
Kurikulum ini di kembangkan sesuai dengan kebutuhan, kondisi madrasah dan kemampuan sumber daya madrasah.
Kepada seluruh Dewan Guru dan pegawai, Komite madrasah, Tokoh Masyarakat, Praktisi Pendidikan, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus dan Pringsewu dan semua pihak yang secara langsung maupun tidak langsung membantu penyusunan Kurikulum MIS Miftahul Ulum Waringinsari Barat kami ucapkan terima kasih.
Kami menyadari bahwa Kurikulum ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang konstruktif untuk kesempurnaan Kurikulum Miftahul Ulum Waringinsari Barat di masa yang akan datang.
Mudah – mudahan dengan diterbitkannya Kurikulum ini diharapkan warga madrasah (Pendidikan dan Tenaga Kependidikan) dapat menggunakannya sebagai acuan dalam perencanaan dan pelaksanaan layanan pembelajaran di Miftahul Ulum Waringinsari Barat. Semoga Allah SWT selalu melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua. Amin

Waringinsari, Juli 2012
Kepala MIS Miftahul Ulum

dto

Dra. ETIEK JUKHAENI
NIP -

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL …………………………………………………… i
HALAMAN PENGESAHAN ………………………………………….. ii
KATA PENGANTAR …………………………………………………. iii
DAFTAR ISI …………………………………………………………… iv

BAB. I PENDAHULUAN ……………………………………….. 1
A. Latar Belakang ………………………………………… 1
B. Landasan ………………………………………………. 2
C. Tujuan Pengembangan KTSP………………………….. 9
D. Prinsip Pengembangan KTSP ………………………… 9

BAB. II TUJUAN …………………………………………………… 11
A. Tujuan Pendidikan ……………………………………. 11
B. Identitas Madrasah ……………………………………. 11
C. Visi Madrasah ………………………………………………….. 11
D. Misi Madrasah ………………………………………… 13
E. Tujuan Madrasah ……………………………………………………………….. 14

BAB. III STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM 15
A. Struktur Kurikulum ………………………………………………. 15
B. Muatan Kurikulum …………………………………………………. 17
1. Mata Pelajaran ……………………………………………………….. 17
2. Muatan Lokal ………………………………………………………….. 28
3. Pengembangan Diri ………………………………………………… 29
4. Pengaturan Beban Belajar ……………………………… 32
5. Ketuntasan Belajar ……………………………………….. 33
6. Kenaikan Kelas dan Kelulusan ………………………. 34
7. Pendidikan Kecakapan Hidup …………………………. 35
8. Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global… 35

BAB. IV KALENDER PENDIDIKAN …………………………… 37
A. Kalender Pendidikan …………………………………… 37
B. Alokasi Waktu…………………………………………. 40

BAB V PENUTUP 41

LAMPIRAN
1. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Qur’an Hadits
2. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Akidah Akhlah
3. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Fikih
4. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)
5. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Pend. Kewarganegaraan (PKn)
6. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
7. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Bahasa Inggris
8. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Bahasa Arab
9. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Matematika
10. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
11. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
12. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Seni Budaya
13. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Pend. Jasmani dan Kesehatan (Penjaskes)
14. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi
15. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Mulok Bahasa Lampung
16. Silabus dan RPP Mata Pelajaran BPI
17. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Aswaja

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.
Kurikulum dikembangkan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Tujuan tertentu ini meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan, kondisi dan potensi daerah, satuan pendidikan dan peserta didik. Oleh sebab itu kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di daerah.
Undang-undang Republik Indonesia No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia no 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan tersusunnya kurikulum pada tingkat satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah disusun oleh satuan pendidikan dengan mengacu kepada standar isi dan standar kompetensi lulusan serta berpedoman pada panduan yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP)
Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) di Madrasah MIS Miftahul Ulum Waringinsari mengacu pada standar nasional pendidikan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. Standar Isi dan standar Kelulusan (SKL) merupakan acuan utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum. Selain itu KTSP Madarasah MIS Miftahul Ulum Waringinsari dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan betakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, akhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan.
B. Landasan
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Pasal 1 ayat (19);
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.
Pasal 17 ayat ( 1 ) (2 ) (3)
1). Pendidikan dasar merupakan jenjang pendidikan yang melandasi jenjang pendidikan menrngah.
2). Pendidikan dasar berbentuk sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) atau bentuk lain yang sederajat serta Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) atau bentuk lain yang sederajat.
3). Ketentuan mengenai pendidikan dasar sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan (2) diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah
Pasal 35 ayat (2);
Standar Nasional Pendidikan digunakan sebagai acuan pengembangan kurikulum, tenaga kependidikan , sarana dan prasarana, pengelolaan dan pembiayaan
Pasal 36 ayat (1) (2), (3), (4);
1) Pengembangan kurikulum dilakukan dengan mengacu pada standar nasional pendidikan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.
2) Kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan dikembangkan dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan, potensi daerah dan peserta didik
3) Kurikulum disusun sesuai dengan jenjang pendidikan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan memperhatikan :
a. peningkatan iman dan taqwa
b. peningkatan akhlak mulia
c. peningkatan potensi, kecerdasan, minat dan peserta didik
d. Keragaman potensi daerah dan lingkungan
e. Tuntutan pembangunan daerah dan nasional
f. Tuntutan dunia kerja
g. Perkembangan ilmu pengetahuan dan seni
h. Agama
i. Dinamika perkembangan global dan
j. Persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan.
4) Ketentuan mengenai kurikulum sebagaimana dimaksud dalam ayat 1, 2 dan 3 diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah
Pasal 37 ayat (1), (3);
Ayata (1)
Kurikulum pendidikan dasar dan menengah wajib memuat:
a. pendidikan agama
b. pendidikan kewarganegaraan
c. bahasa
d. matematika
e. ilmu pengetahuan alam
f. ilmu pengetahuan sosial
g. seni daan budaya
h. pendidikan jasmani dan olah raga
i. ketrampilan/kejuruan dan
j. muatan local

Ayat (3)
Ketentuan mengenai kurikulum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah.
Pasal 38 ayat (1), (2)
Ayat (1)
Kerangka dasar dan struktur kurikulum ditetapkan oleh pemerintah

Ayat (2)
Kurikulum pendidikan dasar dan menengah dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok/satuan pendidikan dan komite sekolah/madrasah dibawah koordinasi dan supervisi dinas pendidikan provinsi untuk pendidikan menengah.
2 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
Pasal 1 ayat (5), (13): (14) (15)
Ayat (5)
Standar isi adalah ruang lingkup materi dan kompetensi yang dituangkan dalam kriteria tentang kompetensi tamatan bahan kajian, kompetensi mata pelajaran, dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi oleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu.
Ayat (13)
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.
Ayat (14)
Kerangka dasar kurikulum adalah rambu-rambu yang ditetapkan dalam peraturan pemerintah ini untuk dijadikan pedoman dalam penyusunan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya pada setiap satuan pendidikan
Ayat (15)
Kurikulum tingkat satuan pendidikan adalah kurikulum operasional yang disusun oleh masing-masing tingkat satuan pendidikan
Pasal 5 ayat (1), (2);
Ayat (1 )
Standar isi mencakup uraian materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu.
Ayat (2)
Standar isi sebagaimana dimaksud pada ayat 1 memuat kerangka dasar dan struktur kurikulum, beban belajar, kurikulum tingkat satuan, dan kalender pendidikan akademis
Pasal 7 ayat (1), (2), (4), (7), (8);
Ayat (1).
Kelompok Mata Pelajaran Agama dan akhl;ak mulia pada SD/MI/SDLB/Paket A, SMP/MTs/SMPLB/ paket B, SMA/MA/SMALB Paket C, SMK/MAK, atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan atau kegiatan agama, kewarganegaraan, kepribadian, ilmu pengetahuan dan teknologi estitika, jasmani, olahraga, dan kesehatan.
Ayat (2
Kelompok Mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian pada SD/MI/SDLB/Paket A, SMP/MTs/SMPLB/ paket B, SMA/MA/SMALB Paket C, SMK/MAK, atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan atau kegiatan agama, akhlak mulia, kewarganegaraan, bahasa, seni dan budaya, dan pendidikan jasmani.
Ayat (4)
Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SMP/MTs/SMPLB/ Paket B, atau bentuk lain yang dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa, matematika, ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial, ketrampilan/kejuruan, dan/atau teknologi informasi, serta muatan lokal yang relevan.
Ayat (7)
Kelompok mata pelajaran estetika pada SD/MI/SDLB/Paket A, SMP/MTs/SMPLB/ paket B, SMA/MA/SMALB Paket C, SMK/MAK, atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa, seni dan budaya, ketrampilan, dan muatan lokal yang relevan.
Ayat (8)
Kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga dan kesehatan pada SD/MI/SDLB/Paket A, SMP/MTs/SMPLB/ paket B, SMA/MA/SMALB Paket C, SMK/MAK, atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan pendidikan jasmani, olahraga, pendidikan kesehatan, ilmu pengetahuan alam, dan muatan lokal yang relevan.

Pasal 8 ayat (1), (2), (3);
(1) Kedalaman muatan kurikulum pada setiap satuan pendidikan dituangkan dalam kompetensi pada setiap tingkat dan/atau semester sesuai dengan standar nasional pendidikan
(2) Kompetensi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas standar kompetensi dan kompetensi dasar
(3) Ketentuan mengenai kedalaman kurikulum sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dikembangkan oleh BSNP dan ditetapkan dengan peraturan menteri.

Pasal 10 ayat (1), (3);
(1) Beban belajar untuk SD/MI/SDLB, SMP/M.Ts/SMPLB, SMA/MA/SMALB, SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat menggunakan jam pembelajaran setiap minggu setiap semester dengan sistem tatap muka, penugasan terstruktur, dan kegiatan mandiri tidak terstruktur, sesuai kebutuhan dan ciri khas masing-masing.
(3) Ketentuan mengenai beban belajar, jam pembelajaran waktu efektif tatap muka dan persentase beban belajar setiap kelompok mata pelajaran ditetapkan dengan peraturan menteri berdasarkan usukan BSNP
Pasal 13 ayat (1), (2), (3), (4);
(1). Kurikulum untuk SMP/M.Ts/SMPLB, atau bentuk lain yang sederajat, SMA/MA/SMALB, atau bentuk lain yang sederajat, SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat dapat memasukkan pendidikan kecakapan hidup
(2) Pendidikan kecakapan hidup sebagaimana yang dimaksud pada ayat 1 mencakup kecakapan pribadi, kecakapan sosial, kecakapan akademik dan kecakapan vokasional
(3) Pendidikan kecakapan hidup sebagaimana yang dimaksud pada ayat 1dan 2 dapat merupakan bagian dari pendidikan kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, pendidikan kelompok kewarganegaraan dan kepribadian, pendidikan kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi, kelompok pelajaran estetika, atau kelompok pendidikan jasmani olah raga dan kesehatan
(4) Pendidikan kecakapan hidup sebagaimana yang dimaksud pada ayat 1dan 2,3 dapat diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan yang bersangkutan atau dari satuan pendidikan non formal yang telah memperoleh akreditasi.
Pasal 14 ayat (2), (3);
2) Pendidikan berbasis keunggulan lokal sebagaimana yang dimaksud pada ayat 1 dapat merupakan bagian dari pendidikankelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, pendidikan kelompok kewarganegaraan dan kepribadian, pendidikan kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi, kelompok pelajaran estetika, atau kelompok pendidikan jasmani olah raga dan kesehatan
3) Pendidikan berbasis keunggulan lokal sebagaimana yang dimaksud pada ayat 1 dan 2 dapat diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan yang bersangkutan atau dari satuan pendidikan non formal yang telah memperoleh akreditasi
Pasal 16 ayat (1), (2), (3), (4), (5);
(1) Penyusunan kurikulum pada tingkat satuan pendidikaan jenjang pendidikan dasar dan menengah berpedoman pada panduaan yang disusun oleh BSNP
(2) Panduan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berisi sekurang-kurangnya
a. Model – model kurikulum tingkat satuan pendidikan untuk SD/MI/SDLB, SMP/M.Ts/SMPLB, SMA/MA/SMALB, SMK/MAK pada jalur pendidikan formal kategori standar
b. Model – model kurikulum tingkat satuan pendidikan untuk SD/MI/SDLB, SMP/M.Ts/SMPLB, SMA/MA/SMALB, SMK/MAK pada jalur pendidikan formal kategori mandiri
(5) Model – model kurikulum tingkat satuan pendidikan sebagaimana dimaksud pada ayat 2 dan 4 sekurang-kurangnya meliputi model kurikulum tingkat satuan pendidikan apabila menggunakan sistem paket dan model kurukulum tingkat satuan pendidikan menggunakan sisten kredit semester.

Pasal 17 ayat (1), (2);
(1) KTSP SD/MI/SDLB, SMP/M.Ts/SMPLB, SMA/MA/SMALB, SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat dikembangkan sesuai dengan satuan pendidikan, potensi daerah, karakteristik daerah, sosial budaya masyarakat setempat, dan peserta didik
(2) Sekolah dan komite sekolah mengembangkan KTSP dan silabusnya berdasarkan kerangka dasar kurikulum dan standar kompetensi lulusan dibawah supervisi dinas kabupaten kota yang bertanggung jawab dibidang pendidikan SD,SMP,SMA,SMK dan departemen yang menangani urusan pemerintahan dibidang agama untuk MI/M.Ts/MA dan MAK.

Pasal 18 ayat (1), (2), (3);
(1) Kalender pendidikan/kalender akademis mencakup permulaan tahun ajaran, Minggu efektif belajar, waktu pembelajaran efektif dan hari libur
(2) Hari libur sebagaimana dimaksud pada ayat satu dapat berbentuk jeda tengah semester selama-lamanya 1 minggu, dan jeda antar semester .
(3) Kalender pendidikan akademik sebagaimana dimaksud pada ayat 1 untuk setiap satuan pendidikan diatur lebih lanjut dengan peraturan menteri.

Pasal 20
Perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran, materi ajar, metode pengajaran, sumber belajar, dan penilaian hasil belajar.
3. Standar Isi.
Standar isi mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu
Berikut ini yang termasuk dalam standar isi adalah :
a. Kerangka dasar dan struktur kurikulum
b. Standar kompetensi dan Kompetensi dasar setiap mata pelajaran pada setiap semester dari setiap jenis dan jenjang pendidikan dasar dan menengah, Standar isi ditetapkan dengan Kepmendiknas No. 22 Tahun 2006, dan Keputusan Menag N0. 2 Tahun 2008.

4. Standar Kompetensi Lulusan
SKL merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan dan keterampilan sebagaimana ditetapkan dalam Kepmendiknas No. 22 tahun 2006 dan Keputusan Menag N0. 2 Tahun 2008.

C. Tujuan Pengembangan KTSP
KTSP disusun sebagai pedoman penyelenggaraan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan di tingkat satuan pendidikan.
Kurikulum Tingkat satuan Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Ulum Waringinsari Barat disusun antara lain agar dapat memberi kesempatan peserta didik untuk :
1. belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
2. belajar untuk memahami dan menghayati,
3. belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif,
4. belajar untuk hidup bersama dan berguna untuk orang lain, dan
5. belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan.

D. Prinsip Pengembangan KTSP
KTSP dikembangkan berdasarkan pada SI dan SKL dan berpedoman pada panduan penyusunan Kurikulum yang disususn oleh BSNP serta memperhatikan pertimbangan Komite Madrasah dengan prinsip sebagai berikut :
1. Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan dan kepentingan peserta didikdan lingkungan
2. Beragam dan terpadu. Beragam artinya KTSP disusun sesuai dengan karakteristik peserta didik, kondisi daerah, jenjang dan jenis pendidikan, serta menghargai dan tidak diskriminatif terhadap perbedaan agama, suku, budaya, adat istiadat, status sosial ekonomi, dan gender. Terpadu artinya ada keterkaitan antara muatan wajib, muatan lokal, dan pengembangan didi dalam KTSP.
3. Tanggap tehadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni
4. Relevan dengan kebutuhan kehidupan masa kini dan mas datang
5. Menyeluruh dan berkesinambungan. Menyeluruh artinya KTSP mencakup keseluruhan dimensi kompetensi dan bidang kajian keilmuan. Berkesinambungan artinya KTSP antara semua jenjang pendidikan berjenjang dan bekelanjutan.
6. Belajar sepanjang hayat
7. Seimbang antara kepentingan nasional dan daerah.

BAB II
TUJUAN
A. Tujuan Pendidikan
1. Pendidikan adalah Usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memeiliki kekuatan spritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.
2. Tujuan Pendidikan Dasar (SD/MI/SDLB/Pakat A dan SMP/MTs/SMPLB) adalah meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta ketrampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.
3. Penddikan Nasional adalah pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negera Republik Indonesia 1945 yang berakar pada nilai-nilai agama, kebudayaan nasional Indonesia dan tanggap terhadap tuntutan perubahan zaman.
4. Sistem Pendidikan Nasional (sisdiknas) adalah keseluruhan komponen pendidikan yang saling terkait secara terpadu untuk mencapai tujuan pendidikan nasional.
B. Identitas Madrasah
1. Nama Sekolah : MADRASAH IBTIDAIYAH MIFTAHUL ULUM
2. Status : Swasta
3. Alamat Sekolah : Jl. Raya Waringinsari Barat Kec. Sukoharjo
Kab. Pringsewu
4. NSM : 11121810011
5. NPSN : 1 0 8 0 5 3 4 2

C. Visi Madrasah
Kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di madrasah. Madrasah sebagai unit penyelenggara pendidikan juga harus memperhatikan perkembangan dan tantangan masa depan. Perkembangan dan tantangan itu misalnya menyangkut:
1. perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,
2. globalisasi yang memungkinkan sangat cepatnya arus perubahan dan mobilitas antar dan lintas sektor serta tempat,
3. era informasi,
4. pengaruh globalisasi terhadap perubahan perilaku dan moral manusia
5. berubahnya kesadaran masyarakat dan orang tua terhadap pendidikan,
6. dan era perdagangan bebas.
Tantangan sekaligus peluang itu direspon oleh MIS Miftahul Ulum Waringinsari Barat Kec. Sukoharjo Kabupaten Pringsewu, sehingga visi madrasah diharapkan sesuai dengan arah perkembangan tersebut. Visi tidak lain merupakan citra moral yang menggambarkan profil madrasah yang diinginkan di masa datang. Namun demikian, visi madrasah harus tetap dalam koridor kebijakan pendidikan nasional. Visi juga harus memperhatikan dan mempertimbangkan:
 potensi yang dimiliki madrasah,
 harapan masyarakat yang dilayani madrasah.
Dalam merumuskan visi, pihak-pihak yang terkait (stakeholders) bermusyawarah, sehingga visi madrasah mewakili aspirasi berbagai kelompok yang terkait, sehingga seluruh kelompok yang terkait (guru, karyawan, siswa, orang tua, masyarakat, pemerintah) bersama-sama berperan aktif untuk mewujudkannya.
Visi pada umumnya dirumuskan dengan kalimat:
 filosofis,
 khas,
 mudah diingat.

Berikut ini merupakan visi yang dirumuskan oleh MIS Miftahul Ulum Waringinsari Barat Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu.

“BERILMU AMALIYAH dan BERAMAL ILMIAH” berlandaskan iman taqwa (IMTAQ) dan penguasaan IPTEK.”

MIS Miftahul Ulum Waringinsari Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu memilih visi tersebut diatas untuk tujuan jangka panjang, jangka menengah dan jangka pendek. Visi tersebut menjiwai warga MIS Miftahul Ulum Waringinsari Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu. Visi tersebut mencerminkan profil dan cita-cita madrasah yang:
a. berlandaskan pada ilmu terapan dan konsen pada ilmu yang diamalkan
b. mengacu pada aktivitas reasoning dalam bingkai amar ma’ruf wa nahyi munkar
c. berorientasi ke depan dengan memperhatikan potensi kekinian
d. sesuai dengan norma, tradisi dan harapan masyarakat
e. mendorong semangat dan komitmen seluruh warga madrasah
f. mendorong adanya perubahan yang lebih baik mengarahkan langkah-langkah strategis (misi) madrasah

D. Misi Madrasah :
Untuk mencapai visi tersebut, perlu dilakukan suatu misi berupa kegiatan jangka panjang dengan arah yang jelas. Untuk itu maka di setiap kerja komunitas pendidikan, diharapkan selalu menumbuhkan disiplin sesuai aturan bidang kerja masing-masing, saling menghormati dan saling percaya dan tetap menjaga hubungan kerja yang harmonis dengan berdasarkan pelayanan prima, kerjasama, dan silaturahmi. Berikut ini merupakan misi yang dirumuskan berdasarkan visi di atas :
1. Mengembangkan ilmu dan pengamalannya dalam kehidupan sehari-hari;
2. Beramal secara ikhlas, argumentatife dan mandiri atas dasar iman dan Islam;
3. Berfikir secara kritis, cerdas, edukatif dan berorientasi pada kemasalahatan umat.
4. Memberikan bekal kemampuan dasar pengetahuan dan keterampilan baik Umum maupun agama sesuai dengan tingkat perkembangannya;
5. Mendorong dan membantu setiap peserta didik untuk mengenali potensi dirinya, sehingga dapat berkembang secara optimal.
6. Menciptakan suasana yang kondusif untuk keefektifan seluruh kegiatan madrasah
7. Menumbuhkan serta mengembangkan disiplin dan kerjasama dalam menyelesaikan tugas-tugas.
8. Mengoptimalkan sarana dan prasarana pendidikan dan media pembelajaran yang efektif dan efesien.
9. Mendorong terjalinnya hubungan yang harmonis baik internal maupun eksternal.
10. Menumbuhkan penghayatan dan pengalaman terhadap ajaran agama Islam dan budaya bangsa sehingga terbangun peserta didik yang kompeten dan berakhlak mulia.
11. Mendorong lulusan yang berkualitas, berprestasi, berakhlak tinggi, dan bertaqwa pada Allah swt.

E. Tujuan Madrasah
Tujuan pada MIS Miftahul Ulum Waringinsari Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu adalah “Menciptakan kader-kader umat yang memiliki etos ibadah yang tinggi dan menerapkan paduan iman, ilmu dan amal dalam kehidupan sosial kemasyarakatan; Mempersiapkan peserta didik untuk mengikuti pendidikan di jenjang selanjutnya; Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif sehingga setiap peserta didik berkembang secara optimal, sesuai dengan potensi yang dimiliki.”
Untuk mencapai tujuan diatas, MIS Miftahul Ulum Waringinsari Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu menetapkan target pencapaian sebagai berikut :
1. Terlaksananya Tugas Pokok Dan Fungsi ( TUPOKSI ) masing-masing komponen madrasah.
2. Terlaksananya pengembangan kurikulum, antara lain :
a. Pengembangan KTSP
b. Mengembangkan pemetaan SK, KD dan indikatornya.
c. Mengembangankan silabus dan RPP
d. Mengembangan sistim penilaian yang berbasis kompetensi.
3. Meningkatnya nilai hasil perolehan UM/UN
4. Meningkatnya profesional guru dalam mengajar
5. Meningkatnya kinerja pegawai
6. Optimalnya sarana dan prasarana pembelajaran
7. Meningkatnya hubungan yang harmonis antara Orang tua/Walimurid, masyarakat, guru, pegawai dan siswa.
8. Meningkatnya kegiatan bimbingan dan penyuluhan
9. Meningkatnya kegiatan ekstrakurikuler
10. Meningkatnya penghayatan dan pengamalan ajaran agama Islam serta budaya bangsa.

BAB III
STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM
A. Struktur Kurikulum
Struktur dan muatan KTSP pada jenjang pendidikan dasar dan menengah yang tertuang dalam Standar Isi (SI) meliputi lima kelompok mata pelajaran sebagai berikut :
(1) Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia
(2) Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian
(3) Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi
(4) Kelompok mata pelajaran estetika
(5) Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan

Kelompok mata pelajaran tersebut memiliki cakupan dan kegiatan masing-masing seperti diungkapkan di dalam PP 19/2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 6 ayat (1) dan Pasal 7 sebagai berikut.

Kelompok

Mata Pelajaran
Cakupan
Melalui

Agama dan
Akhlak Mulia
Membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
Kegiatan agama, kewarganegaraan, kepribadian, ilmu pengetahuan dan teknologi, estetika, jasmani, olahraga, dan kesehatan.

Kewarganegaraan dan Kepribadian
Membentuk peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air.
Kegiatan agama, akhlak mulia, kewarganegaraan, bahasa, seni dan budaya, dan pendidikan jasmani.

Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Mengembangkan logika, kemam-puan berpikir dan analisis peserta didik.
Kegiatan bahasa, matematika, ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial, keterampilan/kejuruan, dan/atau teknologi informasi dan komunikasi, serta muatan lokal yang relevan.

Estetika
Membentuk karakter peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa seni dan pemahaman budaya.
Kegiatan bahasa, seni dan budaya, keterampilan, dan muatan lokal yang relevan.

Jasmani, Olah
Raga, dan Kesehatan
Membentuk karakter
peserta didik agar sehat jasmani dan rohani, dan menumbuhkan rasa sportivitas

Kegiatan pendidikan jasmani, olahraga, pendidikan kesehatan, ilmu pengetahuan alam, dan muatan lokal yang relevan.

Struktur KTSP meliputi sejumlah mata pelajaran termasuk Pengembangan Diri sebagai mana diatur dengan Keputusan Menteri Agama RI No. 2 Tahun 2008 tentang Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab di Madrasah sebagi berikut :
TABEL STRUKTUR KURIKULUM MIS MIFTAHUL ULUM WARINGINSARI BARAT SUKOHARJO
KOMPONEN KELAS DAN ALOKASI WAKTU
I II III IV V VI
A. Mata Pelajaran
1. Pendidikan Agama T E M A T I K T E M A T I K T E M A T I K
a.AL-Qur’an 2 2 2
b.Aqidah Akhlaq 2 2 2
c.Fiqih 2 2 2
d.SKI 2 2 2
2. Pendidikan Kewarganegaraan 2 2 2
3. Bahasa Indonesia 6 6 6
4. Bahasa Arab 2 2 2
5. Matematika 6 6 6
6. I P A 4 4 4
7. I P S 3 3 3
8. Seni Budaya dan Ketrampilan 3 3 3
9. Pendidikan jasmani, Olahraga dan Kesenian 3 3 3
B. Muatan lokal*
a. Bahasa Lampung 2 2 2
b. Bahasa Inggris 2 2 2
c. Aswaja 1 1 1
d. TIK - - -
e. Iqro/Tajwid 2 2 2
44 44 44
C. Pengembangan Diri** 2
a. Sepak Bola 2 2 2
b. Pramuka 2 2 2
c. Seni Tari 2 2 2
d. Baca Al qur’an 2 2 2
JUMLAH 31 31 33 52 52 52

Keterangan:
*) Kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, yang ditentukan oleh satuan pendidikan (madrasah).
**) Bukan mata pelajaran tetapi harus diasuh oleh guru dengan tujuan memberikan kesempatan peserta didik untuk mengembangkan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, minat, dan kondisi satuan pendidikan (madrasah).

B. Muatan Kurikulum
1. Mata Pelajaran
a. Al-Qur’an-Hadis
Mata pelajaran Al-Qur’an-Hadits di MI bertujuan untuk:
1. Memberikan kemampuan dasar kepada peserta didik dalam membaca, menulis, membiasakan, dan menggemari membaca al-Qur’an dan Hadits;
2. Memberikan pengertian, pemahaman, penghayatan isi kandungan ayat-ayat al-Qur’an-Hadits melalui keteladanan dan pembiasaan;
3. Membina dan membimbing perilaku peserta didik dengan berpedoman pada isi kandungan ayat al-Qur’an dan al-Hadits.

Ruang lingkup mata pelajaran al-Qur’an-Hadits di Madrasah Ibtidaiyah meliputi:
1. Pengetahuan dasar membaca dan menulis al-Qur’an yang benar sesuai dengan kaidah ilmu tajwid
2. Hafalan surat-surat pendek dalam al-Qur’an, dan pemahaman sederhana tentang arti dan makna kandungannya serta pengamalannya melalui keteladanan dan pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
3. Pemahaman dan pengamalan melalui keteladanan dan pembiasaan mengenai hadits-hadits yang berkaitan dengan kebersihan, niat, menghormati orang tua, persaudaraan, silaturahim, taqwa, menyayangi anak yatim, salat berjamaah, ciri-ciri orang munafik dan amal shaleh
Standar Kelulusan mata pelajaran al-Qur’an-Hadits di Madrasah Ibtidaiyah meliputi:
1. Membaca, menghafal, menulis, dan memahami surat-surat pendek dalam al-Qur’an surat al-Fatihah, an-Nas sampai surat ad-Duha
2. Menghafal, memahami arti, dan mengamalkan hadits-hadits pilihan tentang akhlak, dan amal saleh.
b. MATA PELAJARAN AQIDAH-AKHLAK
Tujuan mata pelajaran Akidah Akhlak di MI untuk:
1. Menumbuhkembangkan akidah melalui pemberian, pemupukan, dan pengembangan pengetahuan, penghayatan, pengamalan, pembiasaan, serta pengalaman peserta didik tentang aqidah Islam sehingga menjadi manusia muslim yang terus berkembang keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah SWT;
2. Mewujudkan manusia Indonesia yang berakhlak mulia dan menghindari akhlak tercela dalam kehidupan sehari-hari baik dalam kehidupan individu maupun sosial, sebagai manifestasi dari ajaran dan nilai-nilai aqidah Islam.
Ruang lingkup mata pelajaran Aqidah-Akhlak di Madrasah Ibtidaiyah meliputi:
1. Aspek Aqidah (keimanan) meliputi:.
a. Kalimat thoyyibah sebagai materi pembiasaan, meliputi: Laa ilaaha illallah, basmalah, alhamdulillah, subhanallah, Allahu Akbar, ta’awwud, Masya Allah, Assalamu’alaikum, shalawat, Tarji’, Laa haula wala quwwata illa billah dan istighfar
b. Al-Asma al-Husna sebagai materi pembiasaan, meliputi: al-Ahad, al-Khaliq, ar-Rahman, ar-Rahiim, as- Sami’, ar-Razak, al-Mughny, al-Hamid, asy-Syakur, al-Quddus, ash-Shomad, al-Muhaimin, al-‘Adhim, al- Karim, al-Kabir, al-Malik, al-Bathin, al-Waly, al-Mujib, al-Wahhab, al-’Alim, adh-Dhahir, ar-Rasyid, al-Hadi, as-Salam, al-Mu’min, al-Latif, al-Baqi, al-Bashir, al-Muhyi, al-Mumit, al-Qowy, al-Hakim, al-Jabbar, al-Mushawwir, al-Qadir, al-Ghafur, al-Afuww, ash-Shabur dan al-Halim.
c. Iman kepada Allah dengan pembuktian sederhana melalui kalimat thoyyibah, Al-Asma al-Husna dan pengenalan terhadap sholat lima waktu sebagai manifestasi iman kepada Allah.
d. Meyakini rukun iman (iman kepada Allah, Malaikat, Kitab, Rosul dan Hari akhir serta Qadla dan Qadar Allah)
2. Aspek Akhlak melliputi:
a. Pembiasaan Akhlak karimah (mahmudah) secara berurutan disajikan pada tiap semester dan jenjang kelas, yaitu: Disiplin, hidup bersih, ramah, sopan-santun, syukur nikmat, hidup sederhana, rendah hati, jujur, rajin, percaya diri, kasih sayang, taat, rukun, tolong-menolong, hormat dan patuh, siddiq, amanah, tabligh, Fathonah, tanggung jawab, adil, bijaksana, teguh pendirian, dermawan, optimis, qonaah dan tawakal.
b. Mengindari Akhlak Sayi’ah (madzmumah) secara berurutan disajikan pada tiap semester dan jenjang kelas, yaitu: hidup kotor, berbicara jorok/kasar, bohong, sombong, malas, durhaka, khianat, iri, dengki, membangkang, munafik, hasud, kikir, serakah, pesimis, putus asa, marah, fasik dan murtad.
3. Aspek Adab Islami, meliputi:
a. Adab terhadap diri sendiri, yaitu: adab mandi, tidur, buang air besar/kecil, berbicara, meludah, berpakaian, makan, minum, bersin, belajar dan bermain.
b. Adab terhadap Allah, yaitu: Adab di Masjid, mengaji dan beribadah.
c. Adab kepada sesama, yaitu: Kepada orang tua, saudara, guru, teman dan tetangga
d. Adab terhadap lingkungan, yaitu: kepada binatang dan tumbuhan, di tempat umum dan di jalan.
4. Aspek kisah teladan, meliputi:
Kisah Nabi Ibrahim mencari Tuhan, Nabi Sulaiman dengan tentara semut, masa kecil Nabi Muhammad s.a.w., masa remaja Nabi Muhammad s.a.w., Nabi Ismail, Kan’an, kelicikan saudara-saudara Nabi Yusuf a.s., Tsa’labah, Masithah, Ulul Azmi, Abu Lahab, Qarun, Nabi sulaiman dan umatnya, Ashabul Kahfi, Nabi Yunus dan Nabi Ayub. Materi kisah-kisah teladan ini disajikan sebagai penguat terhadap isi materi, yaitu aqidah dan Akhlak, sehingga tidak ditampilkan dalam Standar Kompetensi, tapi ditampilkan dalam Kompetensi dasar dan indikator.

Standar Kompetensi Lulusan :
Mengenal dan meyakini rukun iman dari iman kepada Allah sampai iman kepada Qadha dan Qadar melalui pembiasaan dalam mengucapkan kalimat-kalimat thoyyibah, pengenalan, pemahaman sederhana, dan penghayatan terhadap rukun iman dan al-Asma’ al-Husna, serta pembiasaan dalam pengamalan akhlak terpuji & adab Islami dan menjauhi akhlak tercela dalam perilaku sehari-hari.

c. MATA PELAJARAN FIQIH
Mata Pelajaran Fiqih di Madrasah Ibtidaiyah bertujuan untuk membekali peserta didik agar dapat:
1. Mengetahui dan memahami cara-cara pelaksanaan hukum Islam baik yang menyangkut aspek ibadah maupun muamalah untuk dijadikan pedoman hidup dalam kehidupan pribadi dan sosial.
2. Melaksanakan dan mengamalkan ketentuan hukum Islam dengan benar dan baik, sebagai perwujudan dari ketaatan dalam menjalankan ajaran agama Islam baik dalam hubungan manusia dengan Allah SWT, dengan diri manusia itu sendiri, sesama manusia, dan makhluk lainnya maupun hubungan dengan lingkungannya.

Ruang lingkup mata pelajaran Fiqih di Madrasah Ibtidaiyah meliputi:
1. Fiqih ibadah, yang menyangkut: pengenalan dan pemahaman tentang cara pelaksanaan rukun Islam yang benar dan baik, seperti: tata cara thaharah, shalat, puasa, zakat, dan ibadah haji.
2. Fiqih muamalah, yang menyangkut: pengenalan dan pemahaman mengenai ketentuan tentang makanan dan minuman yang halal dan haram, khitan, qurban, serta tata cara pelaksanaan jual beli dan pinjam meminjam.

Standar Kompetensi Lulusan :
Mengenal dan melaksanakan hukum Islam yang berkaitan dengan rukun Islam mulai dari ketentuan dan tata cara pelaksanaan thaharah, shalat, puasa, zakat, sampai dengan pelaksanaan ibadah hají, serta ketentuan tentang makanan dan minuman, khitan, qurban, dan cara pelaksanaan jual beli dan pinjam meminjam.

d. MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM
Mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MI bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan-kemampuan sebagai berikut:
1. Membangun kesadaran peserta didik tentang pentingnya mempelajari landasan ajaran, nilai-nilai dan norma-norma Islam yang telah dibangun oleh Rasulullah saw dalam rangka mengembangkan kebudayaan dan peradaban Islam.
2. Membangun kesadaran peserta didik tentang pentingnya waktu dan tempat yang merupakan sebuah proses dari masa lampau, masa kini, dan masa depan
3. Melatih daya kritis peserta didik untuk memahami fakta sejarah secara benar dengan didasarkan pada pendekatan ilmiah.
4. Menumbuhkan apresiasi dan penghargaan peserta didik terhadap peninggalan sejarah Islam sebagai bukti peradaban umat Islam di masa lampau.
5. Mengembangkan kemampuan peserta didik dalam mengambil ibrah dari peristiwa-peristiwa bersejarah (Islam), meneladani tokoh-tokoh berprestasi, dan mengaitkannya dengan fenomena sosial, budaya, politik, ekonomi, ipteks dan lain-lain untuk mengembangkan kebudayaan dan peradaban Islam.
Ruang lingkup Sejarah Kebudayan Islam di Madrasah Ibtidaiyah meliputi :
1. Sejarah masyarakat Arab pra-Islam, sejarah kelahiran dan kerasulan Nabi Muhammad Saw.
2. Dakwah Nabi Muhammad Saw dan para sahabatnya, yang meliputi kegigihan dan ketabahannya dalam berdakwah, kepribadian Nabi Muhammad Saw, hijrah Nabi Muhammad Saw ke Thoif, peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw.
3. Peristiwa hijrah Nabi Muhammad Saw ke Yatsrib, keperwiraan Nabi Muhammad Saw, peristiwa Fathul Mekah, dan peristiwa akhir hayat Rasulullah Saw .
4. Peristiwa-peristiwa pada masa Khulafaurrasyidin
5. Sejarah perjuangan tokoh agama Islam di daerah masing-masing.

Standar Kompetensi Lulusan (SKL)
Mengenal, mengidentifikasi, meneladani, dan mengambil ibrah dari sejarah Arab pra Islam, sejarah Rasulullah Saw, Khulafaurrasyidin, serta perjuangan tokoh-tokoh agama Islam di daerah masing-masing.
e. Mata Pelajaran PKn
Mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
1. Berpikir secara kritis, rasional, dan kreatif dalam menanggapi isu kewarganegaraan
2. Berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab, dan bertindak secara cerdas dalam kegiatan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta anti-korupsi
3. Berkembang secara positif dan demokratis untuk membentuk diri berdasarkan karakter-karakter masyarakat Indonesia agar dapat hidup bersama dengan bangsa-bangsa lainnya
4. Berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain dalam percaturan dunia secara langsung atau tidak langsung dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.
Ruang lingkup mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan meliputi aspek-aspek sebagai berikut:
1. Persatuan dan Kesatuan bangsa, meliputi: Hidup rukun dalam perbedaan, Cinta lingkungan, Kebanggaan sebagai bangsa Indonesia, Sumpah Pemuda, Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Partisipasi dalam pembelaan negara, Sikap positif terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia, Keterbukaan dan jaminan keadilan
2. Norma, hukum dan peraturan, meliputi: Tertib dalam kehidupan keluarga, Tata tertib di sekolah, Norma yang berlaku di masyarakat, Peraturan-peraturan daerah, Norma-norma dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, Sistim hukum dan peradilan nasional, Hukum dan peradilan internasional
3. Hak asasi manusia meliputi: Hak dan kewajiban anak, Hak dan kewajiban anggota masyarakat, Instrumen nasional dan internasional HAM, Pemajuan, penghormatan dan perlindungan HAM
4. Kebutuhan warga negara meliputi: Hidup gotong royong, Harga diri sebagai warga masyarakat, Kebebasan berorganisasi, Kemerdekaan mengeluarkan pendapat, Menghargai keputusan bersama, Prestasi diri , Persamaan kedudukan warga negara
5. Konstitusi Negara meliputi: Proklamasi kemerdekaan dan konstitusi yang pertama, Konstitusi-konstitusi yang pernah digunakan di Indonesia, Hubungan dasar negara dengan konstitusi
6. Kekuasan dan Politik, meliputi: Pemerintahan desa dan kecamatan, Pemerintahan daerah dan otonomi, Pemerintah pusat, Demokrasi dan sistem politik, Budaya politik, Budaya demokrasi menuju masyarakat madani, Sistem pemerintahan, Pers dalam masyarakat demokrasi
7. Pancasila meliputi: kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara, Proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara, Pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, Pancasila sebagai ideologi terbuka
8. Globalisasi meliputi: Globalisasi di lingkungannya, Politik luar negeri Indonesia di era globalisasi, Dampak globalisasi, Hubungan internasional dan organisasi internasional, dan Mengevaluasi globalisasi.
f. Bahasa Indonesia
Mata pelajaran Bahasa Indonesia bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
1. Berkomunikasi secara efektif dan efisien sesuai dengan etika yang berlaku, baik secara lisan maupun tulis
2. Menghargai dan bangga menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara
3. Memahami bahasa Indonesia dan menggunakannya dengan tepat dan kreatif untuk berbagai tujuan
4. Menggunakan bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan intelektual, serta kematangan emosional dan sosial
5. Menikmati dan memanfaatkan karya sastra untuk memperluas wawasan, memperhalus budi pekerti, serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berbahasa
6. Menghargai dan membanggakan sastra Indonesia sebagai khazanah budaya dan intelektual manusia Indonesia.
Ruang lingkup mata pelajaran Bahasa Indonesia mencakup komponen kemampuan berbahasa dan kemampuan bersastra yang meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
1. Mendengarkan
2. Berbicara
3. Membaca
4. Menulis.
g. MATA PELAJARAN BAHASA ARAB MADRASAH IBTIDAIYAH
Mata pelajaran Bahasa Arab memiliki tujuan sebagai berikut .
1. Mengembangkan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Arab, baik lisan maupun tulisan, yang mencakup empat kecakapan berbahasa, yakni menyimak (istima’), berbicara (kalam), membaca (qira’ah), dan menulis (kitabah).
2. Menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya Bahasa Arab sebagai salah satu bahasa asing untuk menjadi alat utama belajar, khususnya dalam mengkaji sumber-sumber ajaran Islam.
3. Mengembangkan pemahaman tentang saling keterkaitan antara bahasa dan budaya serta memperluas cakrawala budaya. Dengan demikian peserta didik diharapkan memiliki wawasan lintas budaya dan melibatkan diri dalam keragaman budaya.

Ruang lingkup pelajaran Bahasa Arab di Madrasah Ibtidaiyyah meliputi :
tema-tema tentang perkenalan, peralatan sekolah, pekerjaan, alamat, keluargaku, anggota badan, di rumah, di kebun, di sekolah di laboratorium, di perpustakaan, di kantin, jam, kegiatan sehari-hari, pekerjaan, rumah, dan rekreasi.

Standar Kompetensi Lulusan (SKL)
1. Menyimak
Memahami wacana lisan dalam bentuk paparan atau dialog tentang perkenalan dan hal-hal yang ada di lingkungan rumah maupun sekolah.
2. Berbicara
Mengungkapkan makna secara lisan dalam bentuk paparan atau dialog tentang perkenalan dan hal-hal yang ada di lingkungan rumah maupun sekolah
3. Membaca
Membaca dan memahami makna wacana tertulis dalam bentuk paparan atau dialog tentang perkenalan dan hal-hal yang ada di lingkungan rumah maupun sekolah .
4. Menulis
Menuliskan kata, ungkapan, dan teks fungsional pendek sederhana dengan ejaan dan tanda baca yang tepat
h. Mata Pelajaran Matematika MI
Mata pelajaran matematika bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
1. Memahami konsep matematika, menjelaskan keterkaitan antarkonsep dan mengaplikasikan konsep atau algoritma, secara luwes, akurat, efisien, dan tepat, dalam pemecahan masalah
2. Menggunakan penalaran pada pola dan sifat, melakukan manipulasi matematika dalam membuat generalisasi, menyusun bukti, atau menjelaskan gagasan dan pernyataan matematika
3. Memecahkan masalah yang meliputi kemampuan memahami masalah, merancang model matematika, menyelesaikan model dan menafsirkan solusi yang diperoleh
4. Mengomunikasikan gagasan dengan simbol, tabel, diagram, atau media lain untuk memperjelas keadaan atau masalah
5. Memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan, yaitu memiliki rasa ingin tahu, perhatian, dan minat dalam mempelajari matematika, serta sikap ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah.

Mata pelajaran Matematika pada satuan pendidikan SD/MI meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
1. Bilangan
2. Geometri dan pengukuran
3. Pengolahan data.

i. Mata Pelajaran IPA
Mata Pelajaran IPA di SD/MI bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
1. Memperoleh keyakinan terhadap kebesaran Tuhan Yang Maha Esa berdasarkan keberadaan, keindahan dan keteraturan alam ciptaan-Nya
2. Mengembangkan pengetahuan dan pemahaman konsep-konsep IPA yang bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari
3. Mengembangkan rasa ingin tahu, sikap positip dan kesadaran tentang adanya hubungan yang saling mempengaruhi antara IPA, lingkungan, teknologi dan masyarakat
4. Mengembangkan keterampilan proses untuk menyelidiki alam sekitar, memecahkan masalah dan membuat keputusan
5. Meningkatkan kesadaran untuk berperanserta dalam memelihara, menjaga dan melestarikan lingkungan alam
6. Meningkatkan kesadaran untuk menghargai alam dan segala keteraturannya sebagai salah satu ciptaan Tuhan
7. Memperoleh bekal pengetahuan, konsep dan keterampilan IPA sebagai dasar untuk melanjutkan pendidikan ke SMP/MTs.

Ruang Lingkup bahan kajian IPA untuk SD/MI meliputi aspek-aspek berikut.
1. Makhluk hidup dan proses kehidupan, yaitu manusia, hewan, tumbuhan dan interaksinya dengan lingkungan, serta kesehatan
2. Benda/materi, sifat-sifat dan kegunaannya meliputi: cair, padat dan gas
3. Energi dan perubahannya meliputi: gaya, bunyi, panas, magnet, listrik, cahaya dan pesawat sederhana
4. Bumi dan alam semesta meliputi: tanah, bumi, tata surya, dan benda-benda langit lainnya.

j. Mata Pelajaran IPS MI
Mata pelajaran IPS bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
1. Mengenal konsep-konsep yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat dan lingkungannya
2. Memiliki kemampuan dasar untuk berpikir logis dan kritis, rasa ingin tahu, inkuiri, memecahkan masalah, dan keterampilan dalam kehidupan sosial
3. Memiliki komitmen dan kesadaran terhadap nilai-nilai sosial dan kemanusiaan
4. Memiliki kemampuan berkomunikasi, bekerjasama dan berkompetisi dalam masyarakat yang majemuk, di tingkat lokal, nasional, dan global.

Ruang lingkup mata pelajaran IPS meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
1. Manusia, Tempat, dan Lingkungan
2. Waktu, Keberlanjutan, dan Perubahan
3. Sistem Sosial dan Budaya
4. Perilaku Ekonomi dan Kesejahteraan.

k. Mata Pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan MI
Mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
1. Memahami konsep dan pentingnya seni budaya dan keterampilan
2. Menampilkan sikap apresiasi terhadap seni budaya dan keterampilan
3. Menampilkan kreativitas melalui seni budaya dan keterampilan
4. Menampilkan peran serta dalam seni budaya dan keterampilan dalam tingkat lokal, regional, maupun global.

Ruang Lingkup Mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
1. Seni rupa, mencakup pengetahuan, keterampilan, dan nilai dalam menghasilkan karya seni berupa lukisan, patung, ukiran, cetak-mencetak, dan sebagainya
2. Seni musik, mencakup kemampuan untuk menguasai olah vokal, memainkan alat musik, apresiasi karya musik
3. Seni tari, mencakup keterampilan gerak berdasarkan olah tubuh dengan dan tanpa rangsangan bunyi, apresiasi terhadap gerak tari
4. Seni drama, mencakup keterampilan pementasan dengan memadukan seni musik, seni tari dan peran
5. Keterampilan, mencakup segala aspek kecakapan hidup ( life skills ) yang meliputi keterampilan personal, keterampilan sosial, keterampilan vokasional dan keterampilan akademik.
Di antara keempat bidang seni yang ditawarkan, minimal diajarkan satu bidang seni sesuai dengan kemampuan sumberdaya manusia serta fasilitas yang tersedia. Pada sekolah yang mampu menyelenggarakan pembelajaran lebih dari satu bidang seni, peserta didik diberi kesempatan untuk memilih bidang seni yang akan diikutinya. Pada tingkat SD/MI, mata pelajaran Keterampilan ditekankan pada keterampilan vokasional, khusus kerajinan tangan.

l. Mata Pelajaran Penjaskes
Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
1. Mengembangkan keterampilan pengelolaan diri dalam upaya pengembangan dan pemeliharaan kebugaran jasmani serta pola hidup sehat melalui berbagai aktivitas jasmani dan olahraga yang terpilih
2. Meningkatkan pertumbuhan fisik dan pengembangan psikis yang lebih baik.
3. Meningkatkan kemampuan dan keterampilan gerak dasar
4. Meletakkan landasan karakter moral yang kuat melalui internalisasi nilai-nilai yang terkandung di dalam pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan
5. Mengembangkan sikap sportif, jujur, disiplin, bertanggungjawab, kerjasama, percaya diri dan demokratis
6. Mengembangkan keterampilan untuk menjaga keselamatan diri sendiri, orang lain dan lingkungan
7. Memahami konsep aktivitas jasmani dan olahraga di lingkungan yang bersih sebagai informasi untuk mencapai pertumbuhan fisik yang sempurna, pola hidup sehat dan kebugaran, terampil, serta memiliki sikap yang positif.

Ruang lingkup mata pelajaran Pendiidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
1. Permainan dan olahraga meliputi: olahraga tradisional, permainan. eksplorasi gerak, keterampilan lokomotor non-lokomotor,dan manipulatif, atletik, kasti, rounders, kippers, sepak bola, bola basket, bola voli, tenis meja, tenis lapangan, bulu tangkis, dan beladiri, serta aktivitas lainnya
2. Aktivitas pengembangan meliputi: mekanika sikap tubuh, komponen kebugaran jasmani, dan bentuk postur tubuh serta aktivitas lainnya
3. Aktivitas senam meliputi: ketangkasan sederhana, ketangkasan tanpa alat, ketangkasan dengan alat, dan senam lantai, serta aktivitas lainnya
4. Aktivitas ritmik meliputi: gerak bebas, senam pagi, SKJ, dan senam aerobic serta aktivitas lainnya
5. Aktivitas air meliputi: permainan di air, keselamatan air, keterampilan bergerak di air, dan renang serta aktivitas lainnya
6. Pendidikan luar kelas, meliputi: piknik/karyawisata, pengenalan lingkungan,
berkemah, menjelajah, dan mendaki gunung
7. Kesehatan, meliputi penanaman budaya hidup sehat dalam kehidupan sehari- hari, khususnya yang terkait dengan perawatan tubuh agar tetap sehat, merawat lingkungan yang sehat, memilih makanan dan minuman yang sehat, mencegah dan merawat cidera, mengatur waktu istirahat yang tepat dan berperan aktif dalam kegiatan P3K dan UKS. Aspek kesehatan merupakan aspek tersendiri, dan secara implisit masuk ke dalam semua aspek.

2. Muatan Lokal
Muatan Lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah.
Muatan Lokal merupakan mata pelajaran, sehinggga satuan pendidikan harus mengembangkan Standar Kompetensi ( SK ) dan Kompetensi Dasar ( KD ) untuk setiap muatan lokal yang diselenggarakan.
Muatan lokal yang dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Ulum Waringinsari Barat dimulai dari kelas I – VI wajib mengikuti :
a. Bahasa Daerah Lampung
Muatan lokal bahasa daerah lampung bertujuan mengembangkan kompetensi berbahasa lampung untuk melestariakan bahasa daerah Lampung.
Standar Kelulusan Bahasa Daerah Lampung :
1). Mendengarkan
Memahami dan mampu mengungkapkan isi wacana lisan baik sastra maupun non sastra.
2). Berbicara
Mampu membacakan, mengekspresikan dan mengungkapkan teks tulis dan mengomuniaksikan jati diri dengan menggunakan lafal, jeda, intonasi, dan gerak mimik serta kalimat-kalimat bahasa Lampung yang sederhana, sastra (pantun bersahut), cerita lucu dengan menggunakan unsur bahasa dan non bahasa secara tepat dalam bahasa Lampung, serta melaporkan kisah perjalanan dengan menggunakan bahasa Lampung secara tepat melalui kegiatan berteka-teki dan bercerita.
3). Membaca
Membacakan dan menceritakan kembali serta memahami isi wacana yang ditulis dalam bahasa/aksara Lampung, baik sastra maupun nonsastra.
4). Menulis
Mampu menggunakan unsur kebahasaan melalui kegiatan menyalin ke dalam abjad huruf Lampung, menulis dan menerjemahkan wacana non sastra untuk berbagai keperluan dalam berbagai konteks. Dan mengembangkan berbagai ide ke dalam berbagai bentuk karangan. Serta mengungkapkan gagasan baik dalam bentuk faragraf maupun karangan utuh dengan bahasa Lampung yang tepat
b. Mata Pelajaran Bahasa Inggris MI
Mata Pelajaran Bahasa Inggris di SD/MI bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
1. Mengembangkan kompetensi berkomunikasi dalam bentuk lisan secara terbatas untuk mengiringi tindakan (language accompanying action) dalam konteks sekolah
2. Memiliki kesadaran tentang hakikat dan pentingnya bahasa Inggris untuk meningkatkan daya saing bangsa dalam masyarakat global

Ruang lingkup mata pelajaran Bahasa Inggris di SD/MI mencakup kemampuan berkomunikasi lisan secara terbatas dalam konteks sekolah, yang meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
1. Mendengarkan
2. Berbicara
3. Membaca
4. Menulis.
ketrampilan menulis dan membaca diarahkan untuk menunjang pembelajaran komunikasi lisan.

3. Pengembangan Diri
Pengembangan diri adalah kegiatan yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat dan minat setiap peserta didik sesuai dengan kondisi madrasah.
Kegiatan pengembangan diri berada dibawah bimbingan konselor, guru, atau tenaga kependidikan yang dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan pengembangan diri dapat dilakukan melalui kegiatan pelayanan konseling yang berkenaan dnegan masalah diri probadi dan kehidupan sosial, belajar, dan pengembangan karir peserta didik serta kegiatan ekstrakurikuler, seperti kepramukaan, kepemimpinan, kelompok seni budaya, kelompok tim olahraga, dan kelompok ilmiah remaja.
Kegiatan pengembangan diri yang dilakukan pada Madrsah MIS Miftahul Ulum Waringinsari sebagai berikut :
a. Rutinitas
1) Setiap hari senin melakukan upacara bendera.
2) Setiap pagi sebelum pelajaran dimulai membaca Al Qur’an secara berjamaah dikelas masing-masing (7.15 – 7.30 )
3) Sholat Dzuhur berjamaah
4) Pembinaan secara rutin bagi siswa yang melakukan pelanggaran.
5) Kebersihan lingkungan setiap hari

b. Spontan
Setiap warga madrasah wajib mengingatkan jika melihat peserta didik yang berpakaian tidak rapi, atribut tidak lengkap, rambut gondrong, rok ketat dan baju Junkist, merokok dilingkungan madrasah, terlambat, membolos, berjudi, minuman keras, narkoba, membawa bacaan/gambar porno/VCD porno, membawa senjata tajam, berkelahi/tawuran, melakukan intimidasi / mengancam.
Setiap pelanggaran diberi sangsi yang bersifat mendidik. Sampai dengan Tigakali melakukan pelanggaran peserta didik diberi teguran lisan atau tertulis. Lebih dari tigakali melakukan pelanggaran dilaksanakan panggilan terhadap orang tua peserta didik/wali murid sesuai dengan jenis pelanggaran.

c. Keteladanan
Setiap warga madrasah melakukan prilaku sebagai insan pendidikan antara lain :
1) Tidak keluar masuk kelas pada saat KBM berlangsung.
2) Tidak membuang sampah sembarangan
3) Membiasakan memungut sampah jika menemukannya dilingkungan madrasah.
4) Berbicara santun didalam maupun diluar lingkungan madrasah.
5) Berpenampilan rapi dan bersih

d. Terprogram
1) Memperingati hari besar keagamaan.
2) Memperingati hari besar Nasional
3) Melaksanakan karyawisata untuk kelas VI setiap akhir semester ganjil/gazal.
4) Melaksanakan secara terbimbing program ekstrakurikuler sekali dalam satu minggu.
5) Kegiatan Ekstrakurikuler
6) Madrasah MIS Miftahul Ulum Waringinsari memfasilitasi beberapa kegiatan ekstra kurikuler bagi peserta didik agar bakat dan minat siswa dapat dilayani. Ekstrakurikuler tersebut harus dipilih peserta didik, setiap peserta didik paling sedikit memilih satu kegiatan dan maksimum memilih dua kegiatan menurut skala priorits.
e. Ektra Kurikuler.
Adapun jenis ekstra kurikuler yang difasilitasi Madrasah adalah sebagai berikut :
 Pramuka
 Tari Tradisional, Modern
 Pidato (Indonesia, Arab dan Inggris)
 Mawalan/Qasidah dan Nasyid
 Kaligrafi
 Voli
 Atletik

Ketentuan pemilihan kegiatan ekstrakurikuler
1) Setiap peserta didik diberi kesempatan memilih paling banyak 2 ekstrakurikuler. Agar prestasi akademik tidak terganggu.
2) Setiap kegiatan ekstra kurikuler dibimbing oleh guru/pembimbing, waktu pembinaan 1 x dalam seminggu pada jam terprogram atau diluar jam belajar.
3) Setiap pembina ekstrakurikuler hendaknya membuat program bimbingan, dan menentukan hari latihan.

4. Pengaturan Beban Belajar
Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Ulum Waringinsari menggunakan sistem paket yang dialokasikan dalam kurikulum sebagai berikut :
1) Jam pelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan berdasarkan bobot mata pelajaran yang sesuai dengan struktur kurikulum (Setiap jam pelajaran 35 menit). Mata pelajaran wajib sesuai dengan yang tertera pada struktur kurikulum. Beban belajar pada kelas I – II = 6 JP, kelas III = 7 JP, IV – VI = 8 Jam Pelajaran per hari
2) Beban belajar tatap muka per minggu adalah kelas I – II = 34 jam, kelas III = 38 jam, dan kelas IV – VI = 44 jam
3) Alokasi waktu untuk penugasan terkait dengan mata pelajaran yang diajarkan dikelas adalah maksimal 50 % dari waktu kegiatan tatap muka.
4) Alokasi waktu untuk pengembangan diri disesuaikan dengan jenis kegiatannya

Kegiatan pembelajaran memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berinteraksi dengan sumber belajarnya :
1) Kegiatan belajar berpusat pada peserta didik
2) Peran guru dalam kegiatan pembelajaran beralih menjadi fasilitator dan atau sutradara
3) Sumber belajar dapat berupa bahan ajar, nara sumber, dan lingkungan
4) Bahan ajar yang disiapkan oleh guru dapat berupa :
a) Bahan ajar cetak meliputi , lembar kerja , diktat , modul , leaflet, wall card ( gambar, grafik , diagram dll ),
b) Bahan ajar audiovisual , elektronik ( bahan ajar interaktif )
5) Metode pembelajaran yang digunakan bervariasi sesuai dengan bahan ajar yang digunakan dengan memperhatikan :
a) Perkembangan peserta didik
b) Teori belajar
c) Psikologi perkembangan
6) Situasi belajar menurut Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan, Menyenangkan

Beban belajar perminggu adalah 44 jam @ 35 menit
Satuan Pendidik an
Kelas Satu jam tatap muka Jumlah jam pemb/ minggu Minggu efektif per tahun ajaran Waktu Pembelajaran per tahun Jumlah jam per tahun @ 60 menit
MADRA SAH IBTIDAI-YAH I 35 menit 32 jp 33 MINGGU 1056 menit 63360 menit
II 32 jp 1056 menit 63360 menit
III 36 jp 1188 menit 71280 menit
IV 43 jp 1540 menit 92400 menit
V
VI

5. Ketuntasan Belajar
Ketuntasan belajar setiap mata pelajaran disesuaikan dengan kompleksitas, essensial, sarana prasarana pendukung dan intake siswa. Adapun KKM setiap mata pelajaran ditetapkan sama dalam kelas pararel melalui KKG Madrasah, Pembulatan hasil perhitungan KKM adalah 0,5 dibulatkan keatas, jika kurang dari 0,5 dibulatkan kebawah

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL ( KKM ) MATA PELAJARAN
MADRASAH MIS MIFTAHUL ULUM WARINGINSARI PRINGSEWU TAHUN PELAJARAN 2012/2013
No Mata Pelajaran KKM Ket
Kelas I Kelas II Kelas III Kelas IV Kelas V Kelas VI
1 2 1 2 1 2 1 2 1 2 1 2
1 Pendidikan Agama
a. Qur’an Hadits 65 65 65 65 65 65 70 70 70 70 70 70
c. Aqidah Akhlak 65 65 65 65 65 65 70 70 70 70 70 70
d. Fiqih 65 65 65 65 65 65 68 68 68 68 68 68
e. SKI - - - - 65 65 65 65 65 65 65 65
2. Pendidikan Kewarganegaraan 65 65 65 65 65 65 67 67 67 67 67 67
3. Bahasa Indonesia 65 65 65 65 65 65 70 70 70 70 70 70
4. Bahasa Arab - - - - - - 60 60 60 60 65 65
5. Matematika 60 60 60 60 60 60 62 62 64 64 66 66
6. Ilmu Pengetahun Alam 60 60 65 65 60 60 65 65 68 68 70 70
7. Ilmu Pengetahuan Sosial 60 60 60 60 60 60 60 60 60 60 66 66
8. Seni Budaya 60 60 65 65 65 65 60 60 60 60 65 65
9. Pendidikan Jasmani, olah raga dan Kesehatan 65 65 65 65 65 65 65 65 65 65 65 65
10 Muatan Lokal
a. Bahasa Lampung 60 60 60 60 60 60 60 60 60 60 65 65
b. Bahasa Inggris 60 60 60 60 60 60 60 60 62 62 65 65
c. Iqro’ 65 65 65 65 65 65 - - - - - -
d. Aswaja - - - - - - 60 60 60 60 65 65
e. T I K - - - - - - 60 60 60 60 60 60
Rata – rata 63 63 63 63 63 63 64 64 64 64 66 66

6. Kenaikan Kelas dan Kelulusan
a. Kriteria Kenaikan Kelas
Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran / akhir semester 2. Peserta didik dinyatakan naik kelas apabila memenuhi syarat, sebagai berikut :
1) Menyelesaikan seluruh program pembelajaran pada dua semester di kelas yang diikuti,
2) Tidak terdapat nilai di bawah KKM .
3) Memiliki nilai Baik untuk aspek kepribadian, kelakuan dan kerajinan pada semseter yang diikuti.
4) Kehadiran peserta didik minimal 90 %

b. Kelulusan
Sesuai dengan PP No. 19 Tahun 2005 Pasal 72 Ayat 1, Peserta didik dinyatakan lulus apabila memenuhi persyaratan ebagai berikut:
1) Menyelesaikan seluruh program pembelajarann.
2) Telah menyelesaikan ketuntasan minimal yang telah ditentukan oleh Satuan Pendidikan.
3) Telah lulus Ujian Madrasah.
4) Telah lulus Ujian Nasional.

7. Pendidikan Kecakapan Hidup
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ( KTSP ) Madrsah MIS Miftahul Ulum Waringinsari Pringsewu telah memasukkan pendidikan Kecakapan Hidup, yang mencakup kecakapan pribadi, sosial, akademik, dan vokasional melalui kegiatan pengembangan diri dan ekstrakurikuler.

8. Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global.
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ( KTSP ) MIS Miftahul Ulum Waringinsari Kabupaten Pringsewu telah memprogramkan pengembangan pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global, yaitu pendidikan yang memanfaatkan keunggulan lokal dan kebutuhan daya saing global dalam aspek ekonomi, budaya, bahasa, teknologi informasi dan komunikasi, ekologi, dan lain-lain yang bermanfaat bagi pengembangan kompetensi peserta didik. Program tersebut dapat ditempuh dalam dua alternatif, yaitu sebagai berikut :
a. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global dapat merupakan bagian dari semua mata pelajaran dan dapat menjadi mata pelajaran muatan lokal
b. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dapat diperoleh peserta didik MIS Miftahul Ulum Waringinsari Barat dari satuan pendidikan formal lain dan/atau nonformal yang bekerjasama dan bermitra dengan pihak lain

BAB IV
KALENDER PENDIDIKAN

A. Kalender Pendidikan
Kalender Pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun pelajaran yang mencakup permulaan tahun pelajaran, minggu efektif belajar, waktu pembelajaran efektif dan hari libur. Kalender Pendidikan di Madrasah MIS Miftahul Ulum Waringinsari Lampung Utara disusun berdasarkan kalender nasional yang disesuaikan dengan Program Madrasah
Adapun rinciannya adalah sebagai berikut :
JULI – 2012 Tanggal Uraian Kegiatan
Minggu 1 8 15 22 29
Senin 2 9 16 23 30 9 Hari Pertama 2012/2013
Selasa 3 10 17 24 31 20 – 22 Libur Awal Ramadhan
Rabu 4 11 18 25
Kamis 5 12 19 26
Jum’at 6 13 20 27
Sabtu 7 14 21 28

AGUSTUS 2012 Tanggal Uraian Kegiatan
Minggu 5 12 19 26
Senin 6 13 20 27 13 – 18 Libur Menjelang Idul Fitri
Selasa 7 14 21 28 17 HUT Kemerdekaan RI
Rabu 1 8 15 22 29 19 – 20 Hari Raya Idul Fitri
Kamis 2 9 16 23 30 21 – 27 Libur Pasca Idul Fitri
Jum’at 3 10 17 24 31
Sabtu 4 11 18 25

SEPTEMBER 2012 Tanggal Uraian Kegiatan
Minggu 2 9 16 23 30
Senin 3 10 17 24
Selasa 4 11 18 25
Rabu 5 12 19 26
Kamis 6 13 20 27
Jum’at 7 14 21 28
Sabtu 1 8 15 22 29

OKTOBER 2012 Tanggal Uraian Kegiatan
Minggu 7 14 21 28
Senin 1 8 15 22 29 1 – 6 Ujian tengah smester ganjil
Selasa 2 9 16 23 30 26 – 27 Libur Hari Raya Idul Adha
Rabu 3 10 17 24 31
Kamis 4 11 18 25
Jum’at 5 12 19 26
Sabtu 6 13 20 27

NOVEMBER 2012 Tanggal Uraian Kegiatan
Minggu 4 11 18 25
Senin 5 12 19 26 15 Tahun Baru Hijriyah 1434 H
Selasa 6 13 20 27
Rabu 7 14 21 28
Kamis 1 8 15 22 29
Jum’at 2 9 16 23 30
Sabtu 3 10 17 24

DESEMBER 2012 Tanggal Uraian Kegiatan
Minggu 2 9 16 23 30
Senin 3 10 17 24 31 3 – 10 Ujian smester ganjil
Selasa 4 11 18 25 11 – 14 Remedi, class meating
Rabu 5 12 19 26
Kamis 6 13 20 27 15 Pembagian Buku Raport
Jum’at 7 14 21 28
Sabtu 1 8 15 22 29 17 – 31 Libur Smeter ganjil

JANUARI 2013 Tanggal Uraian Kegiatan
Minggu 6 13 20 27 1 Libur Tahun Baru
Senin 7 14 21 28 2 Hari Pertama masuk smt II
Selasa 1 8 15 22 29 3 HAB Kemenag
Rabu 2 9 16 23
Kamis 3 10 17 24
Jum’at 4 11 18 25
Sabtu 5 12 19 26

FEBRUARI 2013 Tanggal Uraian Kegiatan
Minggu 3 10 17 24
Senin 4 11 18 25
Selasa 5 12 19 26
Rabu 6 13 20 27
Kamis 7 14 21 28
Jum’at 1 8 15 22
Sabtu 2 9 16 23

MARET 2013 Tanggal Uraian Kegiatan
Minggu 3 10 17 24 31
Senin 4 11 18 25
Selasa 5 12 19 26
Rabu 6 13 20 27
Kamis 7 14 21 28 Ujian Praktek
Jum’at 1 8 15 22 29
Sabtu 2 9 16 23 30

APRIL 2013 Tanggal Uraian Kegiatan
Minggu 7 14 21 28
Senin 1 8 15 22 29 M- 1 Perkiraan Ujian Madrasah
Selasa 2 9 16 23 30 M- 2 Perkiraan UAMBN
Rabu 3 10 17 24 M- 3 Pengolahan data nilai Madrasah
Kamis 4 11 18 25 M- 4 UJIAN NASIONAL
Jum’at 5 12 19 26
Sabtu 6 13 20 27

MEI 2013 Tanggal Uraian Kegiatan
Minggu 5 12 19 26
Senin 6 13 20 27 2 Hari Pendidikan Nasional
Selasa 7 14 21 28
Rabu 1 8 15 22 29
Kamis 2 9 16 23 30
Jum’at 3 10 17 24 31
Sabtu 4 11 18 25

JUNI 2013 Tanggal Uraian Kegiatan
Minggu 2 9 16 23 30
Senin 3 10 17 24 3 – 10 Ujian Smester Genap (VII, VIII)
Selasa 4 11 18 25 11 – 14 Remedial dan Olah nilai
Rabu 5 12 19 26 15 Pembagian Raport
Kamis 6 13 20 27
Jum’at 7 14 21 28 17 Juni - Libur Smester Genap
Sabtu 1 8 15 22 29 6 Juli

B. Alokasi waktu
Alokasi waktu minggu efektif belajar , waktu libur dan kegiatan lainnya tertera pada tabel berikut :
No Kegiatan Alokasi Waktu keterangan
1 Minggu efektif belajar
a. Semester ganjil

b. Semester genap

18 minggu

20 minggu

Minggu ke 3 Juli s.d. minggu ke 3 Des 2012
Minggu ke 1 Jan .s.d minggu ke 3 Juni 2013

Digunakan untuk kegiatan
Pembelajaran
Efektif setiap minggu.
2 Jeda tengah semester 2 minggu Minggu ke 4 Des 2012
s.d Minggu ke 1 Jan 2012 Tidak Libur
3 Jeda antar semester 2 minggu Minggu ke 4 Des 2012
s.d minggu ke 1 Jan 2013 Libur akhir semester 1
4 Libur akhir tahun pelajaran 3 minggu Minggu ke 3 Juni 2013 s.d.minggu ke 3 Juli 2013 Digunakan untuk penyiapan administrasi ahir dan awal tahun pelajaran
5 Hari libur keagamaan 2 minggu
Hari besar Agama
6 Hari libur umum/nasional 2 minggu
Hari besar nasional
7. Hari libur khusus 3 minggu Libur puasa, di gunakan untuk pendalaman agama
8 Kegiatan khusus madrasah 1 minggu Minggu ke 1 Jan s.d minggu ke 1 April 2013 Kegiatan Les/Belajar Tambhan bagi kelas VI

BAB V
PENUTUP

Dengan telah selesainya penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) MIS Miftahul Ulum Waringinsari Barat Kabupaten Pringsewu ini, maka salah satu pedoman dan acuan dalam kegiatan belajar mengajar telah dimiliki oleh MIS Miftahul Ulum Waringinsari Barat Kabupaten Pringsewu. Dengan mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22, 23 dan 24 Tahun 2006 serta Peraturan Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2008.
Besar harapan kami, semoga Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ( KTSP ) MIS Miftahul Ulum Waringinsari Barat Kabupaten Pringsewu ini memenuhi syarat sehingga rencana pengembangan MIS Miftahul Ulum Waringinsari Barat Kabupaten Pringsewu dapat terlaksanan dengan baik. Kami juga sangat mengharapkan dukungan dari berbagai pihak, khususnya guru, tata usaha maupun para peserta didk serta masyarakat yang diwakili oleh orang tua peserta didik.
Atas bantuan yang sudah diberikan kepada kami dari berbagai pihak, kami mengucapkan banyak terimakasih. Pemerintah yang memberi kesempatan pada kami untuk menyusun Kurikulum Tingkat satuan Pendidikan ( KTSP ) juga kami sampaikan ucapan terimakasih, semoga Kurikulum Tingkat satuan Pendidikan ( KTSP ) MIS Miftahul Ulum Waringinsari Barat Kabupaten Pringsewu ini mampu menjadi sarana bagi madrasah untuk ikut mencerdaskan kehidupan bangsa.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: